Followers

12.1.09

Aku Yang Sepatutnya Malu Menulis Surat Cinta KepadaMu


Aku sepatutnya malu menulis surat cinta kepada-Mu

kerana ia tidak mungkin jadi sempurna

dan setelah terlalu banyak mengingkari-Mu

Kau mungkin tidak sedia menerima.

Mengapa harus aku tiba pada-Mu

bagai seekor kupu-kupu yang meninggalkan rimbanya

keragaman rahsia yang mentaati kata-kata

"tidak kuberi ilmumelainkan sedikit sahaja"

aku jadi marah pada ketetapan itu

dan meluru menuju lampu

tapi hanya terhumban pada kaca

lalu jatuh ke kaki-Mu

apakah kau sedia memaafkan carik-carik di kepakku?

Atau apakah kau sengaja

memilih pertemuan begini untuk aku jadi lebih terpegun

pada kesempurnaan jari-jari-Mu?

Mengapa aku harus tiba pada-Mu

bagai sungai yang menemui muaranya

dalam murung rasa tua

setelah terlalu banyak meronta mahu melepaskan diri

dari sekatan tebingnya

tapi hanya menambahkan bebanan

sehingga tiba ada keluasan lautmu

apakah Kau sedia memaafkan

kekeruhan di tubuhku?

Atau apakah kau sengaja

memilih pertemuan begini untuk aku jadi lebih terpesona

pada kejernihan mataMu?

Kau terlalu banyak menyimpan keindahan

mengapakah aku tidak melihatnya dahulu

atau apakah Kau sengaja menyembunyikan

supaya aku jadi lebih kasih pada-Mu?

0 comments:

kedamaian

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...