Followers

15.1.11

-pesan sang hujan-

assalamualaikum wbt
norhayaton hazai hj warman

Waktu suram penuh terbungkam..pagi yang indah itu, aku mendapat pesan dari sang hujan..katanya dia adalah rahmat dari Tuhanku..datangnya dia untuk menyubur taman. Datangnya ia untuk menyiram rumput, pepohon tegak merendang.. datangnya ia dengan senyuman menguntum. Aku merenung setiap titisanya..hati aku terbungkam pilu..menginginkan kebebasan..namun hanya kaku terdiam di penjuru waktu..menghambat jiwa di hunus sang takdir.

Siang itu aku mendapat pesan dari sang hujan.katanya lagi..dia adalah rahmat dari Tuhanku..rasa hati seorang aku..menghadam setiap bait indah dtgnya dari titisan yg melembut mengalir ke pelupur hati…terduduk pilu..menangis sendu seorang aku dipojokkan sang waktu..hadirnya seketika..berlalu pergi..meninggalkan kesan pada hati..hati yang baru seorang aku..baru shj ingin sembuh dari luka lama..terluka kembali…dek masa lalu yang kejam..terluka kembali sewaktu dia mengemis-ngemis meminta simpati..sang hujan menghampiri aku…pujuk belai indah melalui tiap titisnya…mendamai rasa relung jasad pemilik hati seorang aku…

Aku…terus-terusan berdiam diri…membisu…membiarkan waktu berbicara mengikut hatinya…sedang aku masih di situ..termangu-mangu..tetap sama….

Malam merangkak datang..hujan juga belum beranjak pergi…dia masih tetap setia mengirim pesan dari Tuhanku…bahawa…dia turun kepada ku sebagai rahmat..turun nya ia dengan butiran yg memukau…bagai kerikil halus menggodam jiwa…membentak rasa jiwa seorang aku…sang hujan…sangat mengerti kehendak hati aku…tetapi aku masih dibiarkan bersendiri…dibiarkan dengan aliran semangat darinya…seketika…minda terusik…kata2 tak lagi bersatu…bila aksara tidak lagi berpaut…bila pesan tidak lagi bersambut..

Hati …selalu berharap agar semua ini berlalu pergi dimakan sang waktu…berlalu pergi ditikam masa…seketika..jiwa hati seorang aku…memanggilnya kembali…kerana aku tidak mahu berlaku kejam terhadap masa…terhadap waktu….kerana..kisah itu..aku yang cipta..kerana kisah itu aku yg hadirkan dlm kehidupan aku..semua nya umpama embun mengering ketika hangat mentari menyapa…

Pernah sang waktu bertny kepada aku…kenapa aku begitu kejam menghukumnya…kerana engkau sang waktu adalah sebahagian dari diri aku…kerana engkau sang waktu adalah kenangan yg telah aku simpan di setiap sayap ku…kerana engkau sang waktu membuat aku mengibarkan sayap dan berlalu pergi tanpa engkau dpt melihtku kembali…tetapi…kerana engkau sang waktu..aku terbang mngikut rasa hatinya aku.. mengikut kata takdirnya seorang aku…kerana engkau juga sang waktu telah aku simpan menjadi sebahagian dr kisah hidupku…telah aku mengirim doa disetiap sela sayapku…

Sang waktu terus berlalu pergi…sedang aku masih di sini bersama titisan hujanNya…yang tidak pernah jemu mengirim pesan dari Tuhanku…kerana sampai bila pun dia adalah Rahmat dr Tuhanku..baitnya menyapa raga..membuai sukma…alirannya sungguh bening..tiada setara…dari tabir yang tidak mampu untuk aku raba…pekatnya…gelapnya….dan dari segalanya..kepadaMu aku mohon..genapkan hatiku dengan asmaMu….


nota kecil: datangnya ia tk di panggil...perginya ia tk di pinta..MySpace

1 comments:

Anonymous said...

doa sebagai senjata...
pasti slalu dgnNya...

kedamaian

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...